
Manusia akan menjadi lebih stress bila dibebani banyak perubahan dalam waktu yang singkat. Jika ada yang khas pada masa sekarang, itu adalah arus perubahan yang berlebihan. Teknologi baru ( computer, e mail, internet ) menghemat waktu dan usaha kita, tetapi tidak seperti yang kita harapkan pekerjaaan kita menjadi lebih stress ( Terlalu banyak informasi, kurang komunikasi.
Tujuh puluh sampai sembilan puluh persen kunjungan ke klinik merupakan masalah kesehatan yang berhubungan dengan stress seperti sakit kepala, insomnia
( gangguan tidur ), kecemasan, depresi, sakit dada, hipertensi, gangguan saluran pencernaan dan kulit.
Stress kerja
Stress di tempat kerja merupakan interaksi antara pekerja dan kondisi di tempat kerja. NIOSH ( USA ) mendefinisikan “ stress sebagai respon fisik dan respon emosional yang terjadi ketika tuntutan pekerjaan tidak sesuai dengan kemampuan, sumber daya atau kebutuhan dari pekerja.”
Ada dua macam bentuk stress yaitu : Stress positif dan Stress negatif
Stress yang tidak dikelola dengan baik dalam jangka panjang akan menjadi stress yang di luar control dan menyebabkan kelelahan yang berat, depresi, burn out ( kelelahan setelah bekerja terlalu keras ), perasaan kosong, masalah kesehatan yang serius, sangat cemas dan lelah, kematian.
Bagaimana tubuh bereaksi terhadap stress
- Jantung dan pembuluh darah : denyut jantung akan meningkat dan tekanan darah juga meningkat. Resiko terhadap penyakit jantung dan stroke akan meningkat.
- Sistem pernafasan : tingkat penafasan akan meningkat.
- Sistem saluran pencernaan : Hati akan melepaskan gula dalam jumlah besar.
- Penglihatan : Pupil mata melebar untuk mendeteksi gerakan halus.
Dampak yang tidak diinginkan dari stress termasuk berkeringat, kekeringan mulut, sakit dada, mual, keinginan untuk kencing, dan banyak dampak yang lain tergantung dari individu.
Stress yang salah dikelola :
- Mengganggu konsentrasi, kurangnya perhatian dan ingatan.
- Mengganggu pengambilan keputusan dan pemecahan masalah.
- Merusakkan keyakinan diri dan memicu pemikiran negatif.
- Menghabiskan tenaga fisik dan mental.
- Mungkin menyebabkan kehilangan minat dan motivasi.
- Kesalahan, absenteeism, kelambatan,kualitas jelek, kecelakaan, kegagalan dan
kerugian.
Aspek Positif Stress
Walaupun kerja adalah penyebab stress yang terbesar dalam hidup, tetapi bila stress dikelola dengan baik akan menghasilkan :
– Motivasi, tantangan dan tujuan.
– Morak dan kesejahteraan financial.
– Kekuatan dan kemerdekaan.
– Rasa pencapaian prestasi, kepuasan dan berguna.
– Pengakuan dari rekan kerja, teman, keluarga dan masyarakat.
– Kesenangan, dorongan dan kegairahan.
– Wawasan baru, pendidikan dan ketrampilan.
Pengelolaan stress yang baik
Beberapa strategi mengatasi stress secara mudah :
- Jangan hanya bergantung pada diri sendiri.
- Ciptakan tujuan yang terukur dan bisa tercapai.
- Jangan menuntut kesempurnaan.
- Bedakan antara stress yang nyata dan tidak nyata.
- Tahu apa yang bisa diharapkan dari anda
- Jangan menipu diri-sendiri
- Jangan biarkan satu kegagalan menghancurkan anda
- Belajar mengelola waktu
Jangan mencoba melakukan semuanya dalam satu waktu.
Buat daftar yang akan dikerjakan harian
Pusatkan pada satu pekerjaan dan selesaikan.
Jangan tunda sesuatu yang bisa dilakukan sekarang.
Jangan menumpuk kertas : baca,kerjakan, simpan atau buang.
Belajar untuk mendelegasikan pekerjaan.
- Belajar untuk berkata " Tidak "( asertif ).
Jangan berkomitmen berlebihan.
Buat rapat singkat dan langsung ke masalah
Patuhi tenggat dan perjanjian waktu, tetapi Jangan membuat pengaturan berlebihan.
Other individual coping strategies:
- Latihan pernafasan : Tutup mulut dan bernafas dengan hidung dan kemudian hembuskan melalui mulut. Dengan perlahan tarik nafas sebanyak mungkin, kemudian hembuskan perlahan-lahan dalam 1 – 2 menit, kerutkan bibir seperti mau meniup sehingga anda bisa mengontrol seberapa cepat menghembuskan nafas dan jaga jalan nafas terbuka selama mungkin. Ini membentuk siklus. Ulang 3-4 kali tiap sesi, dan ulang sesi tersebut sesering mungkin. Sesi Penafasan dalam dapat dilakukan menggantikan istirahat minun kopi.
- Buka pikiran anda : memberikan istirahat mental dan merupakan dasar dari meditasi. Untuk mengurangi gangguan, cari tempat yang sepi untuk 10-15 menit. Duduk pada kursi yang nyaman dan lepaskan sepatu. Tutup mata anda dan bernafaslah dengan pelan dan dalam. Pusatkan mental anda pada kata, pikiran atau gambar yang menenangkan. Kendorkan dan teruskan bernafas dalam. Lenturkan setelah selesai. Pikiran anda kemungkinan lebih terpusat dan segar.
- Berpikiran positif : meningkatkan penghargaan terhadap diri sendiri. Siapkan menghadapi tantangan dengan berbicara dengan diri sendiri ( Saya pikir saya bisa !Saya tahu saya bisa ).
- Latihan aerobik : akan mengendorkan anda dengan lepasnya hormone endorphin, merupakan zat seperti morfin yang meningkatkan suasana hati kita. Latihan meningkatkan tenaga tubuh dan daya tahan tubuh dan mengurangi kecemasan dan depresi.
- Teknik lain : musik, tertawa.
Strategi mengatasi stress tingkat lanjut memerlukan training : meditasi, Yoga, Tai chi dan lain-lain.
Bantuan dari tenaga medis mungkin diperlukan ketika gejala negatif stress menetap dan tidak membaik dengan berbagai cara mengatasi stress yang diuraikan di atas. Dan jangan lupa bahwa banyak gejala stress dapat juga gejala dari penyakit yang nyata.






Good article boss....
ReplyDeletethanks...